Mengenal Istilah dalam Cat

This entry is part 5 of 5 in the series Serba Serbi Cat

Dalam tulisan ini, kita akan membahas istilah-istilah dalam cat yang umum digunakan:

  1. Easycoat, Pentalite Emulsion, Matt Emulsion adalah Jenis cat untuk mendapatkan tembok dengan hasil akhir yang halus dan doff

  2. kaleng_cat

  3. vinyl silk atau pearl glo. adalah Jenis cat untuk mendapatkan hasil akhir yang setengah mengkilap dengan dasar emulsi terpolimer yang sangat keras, tahan gores, dan tahan gosokan. Sehingga mudah dibrsihkan permukaannya dari kotoran yang melekat. Cocok digunakan di area yang rawan kotor seperti dapur, kamar mandi atau garasi karena sifatnya mudah dibersihkan
  4. acrylic gloss enamel, highgloss, dan super gloss yang khusus melapisi permukaan kayu, metal/besi, plesteran semen, beton dan gipsum untuk eksterior maupun interior.

  5. weatherproof, wheatershield, wheathercoat dan easyshield adalah Untuk cat tembok eksterior yang membutuhkan perlindungan terhadap cuaca dan keindahan warna dalam jangka waktu yang lama.Cat jenis ini umumnya memiliki ketahanan terhadap rembesan air hujan, kelembaban dan juga tahan terhadap sinar matahari.

  6. roof paint adalah cat pelindung atap untuk asbes, genteng tanah liat dan genteng keramik ini dilengkapi perlindungan terhadap jamur dan gangguan lain yang biasa ditimbulkan pada daerah yang bercuaca tropis

  7. Colour Lock adalah cat yang tidak akan berubah warnanya dalam jangka beberapa tahun. Misalnya 8 tahun, maka produsen menjamin selama 8 tahun, warna nya tidak akan berubah menjadi pudar

  8. Cat water based, cat yang berbahan dasar (pelarutnya) air. Cat dengan bahan dasar air tidak menghasilkan efek kimia yang tinggi dalam larutan cat sehingga cat ini ramah lingkungan. Contoh: cat tembok dan cat genteng.

  9. Cat solvent based, jenis cat solvent based adalah cat yang bahan dasar atau pelarunya adalah thinner/minyak. Cat ini dikategorikan sebagai cat yang tidak ramah lingkungan karena dapat mengganggu kesehatan pernafasan manusia. karena itulah pemakaian minyak dalam cat diminimalkan. Karena berbahaya, produsen cat bangunan untuk hunian tidak lagi memproduksi cat jenis ini, dan cat ini hanya diaplikasikan sebagai cat untuk keperluan industri, otomotif, dan furniture.

  10. Cat Alkyd Syntetic,jenis cat yang mempunyai gloss tinggi yang digunakan untuk  eksterior dan interior dimana kuat terhadap cuaca dan jamur. Jenis cat ini dapat  dipergunakan untuk permukaan kayu dan besi.

  11. Cat Emulsi Styrene Acrylic,jenis cat yang mempunyai gloss tinggi yang digunakan untuk eksterior dan interior dimana kuat terhadap cuaca dan jamur. Jenis cat ini cocok dipergunakan untuk permukaan plesteran, beton, batako, hardboard, asbes dan tripleks.

  12. Zinc Chromate Primer, jenis cat  dasar untuk logam  yang bahannya terbuat dari zinc chromate. Cat ini ditujukan untuk menghindari karat pada logam. Biasannya dipergunakan untuk pengecatan logam, seng, besi dan logam lainnya.

  13. Cat Duco, disebut sebagai cat dempul. Cat ini digunakan sebagai  cat dasar penutup permukaan kayu ataupun logam sehingga didapatkan permukaan yang lebih rapat dan melalui proses pengerjaan akan didapatkan permukaan yang lebih halus.

  14. Cat Thermoplastic,jenis cat yang biasa dipergunakan untuk pengecatan marka jalan.

  15. Cat Epoxy,jenis cat yang dipergunakan sebagai cat dasar dan mempunyai daya ikat yang kuat sehingga sering  dipergunakan sebagai penutup permukaan sebelum dilakukan pengecatan. Jenis epoxy ini dapat juga dijumpai dalam berbagai bentuk seperti lem epxy, dempul  epoxy, dan epoxy injection. Dipergunakan untuk logam dan beton.

  16. Cat Polyurethane, jenis cat  transparan yang menghasilkan gloss tinggi dengan permukaan halus dan tahan gores.

Sudah dibaca 18931 kali. Terima kasih!

Series Navigation<< Pembagian Cat Berdasarkan Kualitas

Artikel Lainnya:

Leave a Reply