Fee Arsitek

Mungkin anda pernah membaca disebuah iklan, entah di koran, tabloid ataupun di internet, seperti : anda ingin membuat rumah? Dengan Rp.250.000, anda sudah mendapatkan desain rumah yang anda inginkan !

Atau, bisa diartikan, anda cuma membayar 250rb rupiah untuk mendapatkan desain rumah anda. Atau, mungkin juga pernah baca atau dengar, desain rumah dari Rp. 35.000 perm2 bangunan, atau Rp.75.000 , atau Rp.150.000 per m2. Artinya, jika anda membangun rumah dengan luas 100m2 dikali Rp.150.000 perm2 = Rp.15.000.000,-

Adalagi fee Arsitek dengan persentase, misalnya sang arsitek mengajukan 8% dari Rencana Anggaran Biaya. Jika anda membangun rumah seharga Rp. 100.000.000,- maka Fee nya adalah 8% x 100jt = 8 jt.

Lalu berapa sebenarnya fee Arsitek tsb ? Sebenarnya sah-sah saja, anda mau mengikuti berbagai bentuk macam pengajuan Arsitek untuk mendapatkan desain rumah anda. Akan tetapi, saya lebih menyarankan anda meminta kepada Arsitek anda untuk menjelaskan standar fee Arsitek seperti yang tertuang dalam buku Standar Fee Jasa Konsultan yang dikeluarkan oleh IAI (ikatan Arsitek Indonesia).

Di buku itu dijelaskan apa saja klasifikasi harga untuk berbagai macam tipe bangunan, apakah itu bangunan sosial, bangunan sederhana atau tidak sederhana, bangunan umum dan lainnya. Tidak mungkin saya menuturkan satu persatu disini, karena banyak sekali parameternya   Juga dijelaskan apa saja yang menjadi hak anda sebagai seorang klien. Apakah itu perencanaan lengkap termasuk gambar- gambar perspektif yang memperlihatkan bentuk bangunan anda mendekati real / aslinya Sampai kepada kunjungan Arsitek pada saat pembangunan untuk memastikan bahwa bangunan anda sesuai dengan desain, ataupun bagian – bagian gambar yang kurang dimengerti mandor di lapangan dapat ditanyakan pada saat kunjungan Arsitek ke lapangan / proyek.

Mungkin anda akan mengatakan, ah pasti mahal !

Sebenarnya, jika dibandingkan dengan manfaatnya, harga yang di tetapkan dalam standar IAI tersebut adalah harga yang pantas untuk jasa yang diberikan. Sama dengan jasa – jasa lainnya. Seperti bila anda tersangkut kasus hukum, anda butuh jasa pengacara. Bila sakit, jasa dokter. Adalagi jasa psikolog, jasa perencana keuangan, dan lain sebagainya. Semuanya pasti punya standar tersendiri. Akan tetapi, dengan mengikuti standar yang ada, anda mendapatkan hak sebagaimana mestinya sebagai seorang klien yang ingin membuat atau membangun rumah anda.

Sebagai contoh, fee Jasa Konsultan untuk pembangunan rumah anda adalah 8%. Ini paket lengkap, dimana anda mendapatkan gambar perencanaan, gambar pelaksanaan lengkap untuk arsitektur, sipil dan ME, perspektif berbagai sudut, Rencana Anggaran Biaya yg merincikan berapa biaya pembangunan (sehingga anda punya gambaran lengkap soal bentuk rumah dan biaya pembangunannya). dan terhindar dari menggelembungnya harga2 yang ditawarkan kontraktor. Atau istilah lainnya, tidak seperti “membeli kucing dalam karung”. Anda tahu apa yang anda bayar dan mendapatkan jasa sesuai dengan yang anda bayar.

Keuntungan selanjutnya adalah anda dapat menukar material yang diinginkan. Apakah mau di down grade atau di up grade? Misalnya, anda menginginkan keramik Romans 30×30 diganti dengan Granito 30×30. Atau Kunci merk Dekson di upgrade dengan memakai Kunci merk Kend yang harganya 1 juta lebih. Atau Hebel di down grade dengan batu bata merah.

Dalam buku itu juga dijelaskan apa saja hak – hak dan kewajiban anda sebagai owner dan arsitek sebagai pemberi jasa dalam jasa konsultansi tersebut . Semuanya diatur secara proporsional dan profesional.

Anda juga dapat menghilangkan sebagian jasa tersebut bila misalnya anda tidak mebutuhkannya. Seperti contoh, anda tidak membutuhkan gambar detail lengkap, cukup perencanaan saja. Maka anda cukup membayar tahap perencanaan saja sekitar 35% dari total biaya paket lengkap.

Contoh : Jika anda membangun rumah seharga Rp. 100.000.000,- maka Fee nya adalah 8% x 100jt = 8 jt. Ini utk paket lengkap. Tapi karena rumah dg harga 100jt , tidak terlalu rumit detailnya, anda cuma butuh,katakanlah, perencanaannya saja. Maka, cuma dikenakan 35% dari 8jt yaitu Rp.2,8jt. Tidak mahal, kan?

Selamat membangun

Sudah dibaca 2203 kali. Terima kasih!

Artikel Lainnya:

Leave a Reply